Madani Syari'ah: Jurnal Pemikiran Perbankan Syariah https://stai-binamadani.e-journal.id/Madanisyariah <p>Madani Syari'ah: Jurnal Pemikiran Perbankan Syariah diterbitkan oleh Program Studi Perbankan Syariah Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Binamadani, Tangerang. Bidang kajian jurnal ini mencakup pemikiran tentang perbankan syariah, sistem informasi perbankan syariah, manajemen risiko perbankan syariah, manajemen marketing&nbsp;perbankan syariah, manajemen lembaga keuangan syariah, etika keuangan syariah, sistem ekonomi Islam, dan lainnya. &nbsp;</p> Sekolah Tinggi Agama Islam Binamadani en-US Madani Syari'ah: Jurnal Pemikiran Perbankan Syariah 2621-122X KESEJAHTERAAN KARYAWAN, PENGENDALIAN INTERNAL, DAN AKUNTABILITAS TERHADAP PENCEGAHAN FRAUD DI LEMBAGA FILANTROPI https://stai-binamadani.e-journal.id/Madanisyariah/article/view/729 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kesejahteraan karyawan, pengendalian internal, dan akuntabilitas terhadap pencegahan fraud di lembaga filantropi, dengan fokus pada BAZNAS Kota Bogor. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada 30 karyawan BAZNAS, menggunakan teknik sampling jenuh. Data yang diperoleh diolah menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 25 untuk menguji hubungan antara variabel independen dan dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesejahteraan karyawan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pencegahan fraud, di mana karyawan yang merasa sejahtera lebih loyal dan memiliki integritas tinggi, sehingga cenderung tidak melakukan kecurangan. Pengendalian internal yang efektif juga berperan penting dalam mendeteksi dan mencegah fraud melalui pemantauan dan penegakan aturan. Selain itu, akuntabilitas, terutama dalam hal transparansi pelaporan dan pertanggungjawaban, terbukti mampu mencegah karyawan melakukan kecurangan. Studi ini menyimpulkan bahwa kesejahteraan karyawan, pengendalian internal, dan akuntabilitas secara simultan memiliki pengaruh signifikan dalam mengurangi risiko terjadinya fraud di BAZNAS Kota Bogor.</p> Hasna Hamidatul Haq Mohammad Lutfi ##submission.copyrightStatement## 2025-02-16 2025-02-16 8 1 1 12 10.51476/madanisyariah.v8i1.729 PERAN KOPERASI SYARIAH DALAM MENINGKATKAN PEMBERDAYAAN EKONOMI ANGGOTA https://stai-binamadani.e-journal.id/Madanisyariah/article/view/715 <p>Penelitian ini menjelaskan tentang peran koperasi syariah dalam meningkatkan pemberdayaan ekonomi anggota di Koperasi Konsumen Syariah Karyawan YKK AP Indonesia. Koperasi Syariah merupakan lembaga ekonomi yang memiliki tujuan untuk memajukan kesejahteraan anggota melalui prinsip-prinsip ekonomi Islam. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran Koperasi Konsumen Syariah Karyawan YKK AP Indonesia dalam meningkatkan pemberdayaan ekonomi anggota dan mengetahui faktor pendukung dan penghambat koperasi dalam dalam meningkatkan pemberdayaan ekonomi anggota. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yaitu penelitian lapangan yang data-datanya dinyatakan dalam bentuk kata atau kalimat. Metode penelitian ini bersifat deskriptif analisis karena data yang dianalisis tidak untuk menerima atau menolak hipotesis melainkan hasil analisis itu berupa deskripsi dari gejala yang diamati yakni peran koperasi syariah dalam meningkatkan pemberdayaan ekonomi anggota di Koperasi Konsumen Syariah Karyawan YKK AP Indonesia, Kabupaten Tangerang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran koperasi syariah dalam meningkatkan pemberdayaan ekonomi anggota telah efektif dengan memberikan berbagai program edukasi, pembiayaan, dan dukungan moral untuk pengembangan usaha anggota. Di samping keberhasilan tersebut, adanya faktor yang mendukung berjalannya program koperasi, seperti anggota memiliki penghasilan tetap, kerjasama dengan manajemen perusahaan, penerapan prinsip syariah, serta komunikasi yang efektif antara koperasi dan anggota. Namun, penelitian ini juga menemukan faktor penghambat dalam meningkatkan pemberdayaan ekonomi anggota. Hal ini dapat dilihat ketidakjelasan anggota dalam mengemukakan tujuan pembiayaan dan kurangnya pemahaman anggota dalam mengelola keuangan mereka yang mengakibatkan terjadinya kredit macet.</p> Riri Fatimah Azzahra Ali Makfud Setiya Afandi ##submission.copyrightStatement## 2025-02-16 2025-02-16 8 1 13 27 10.51476/madanisyariah.v8i1.715 IMPLEMENTASI HYBRID CONTRACT (MULTI AKAD) DI PERBANKAN SYARIAH PERSPEKTIF FIKIH MUAMALAH https://stai-binamadani.e-journal.id/Madanisyariah/article/view/737 <p>Perbankan syariah dituntut untuk dapat melakukan pengembangan produk yang lebih inovatif dan kompetitif sehingga dapat bersaing pada sektor perbankan di Indonesia. Salah satu pengembangan produk adalah dengan menerbitkan produk dengan menggunakan multi akad (Hybrid Contract). Multi akad merupakan sebuah konsep dalam perbankan syariah di mana sebuah produk atau transaksi menggunakan kombinasi dari dua atau lebih akad (kontrak) syariah yang berbeda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa konsep <em>Hybrid Contract</em> (multi akad) dan mengeksplorasi berbagai bentuk implementasi <em>Hybrid Contract</em> (multi akad) dalam produk dan layanan perbankan syariah dalam perspektif Fikih Muamalah. Studi ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan penelitian kepustakaan. Penelitian ini mendapati bahwa implementasi <em>Hybrid Contract</em> (multi akad) dalam perbankan syariah terdapat tiga model akad, yaitu: <em>Pertama</em>, model akad tunggal, mengacu pada situasi di mana hanya satu jenis perjanjian yang terlibat dalam suatu transaksi. <em>Kedua</em>, akad berganda atau <em>Murakkabah</em> yaitu penggabungan beberapa akad dalam satu proses muamalah dengan cara disatukan atau beralih, di mana semua kewajiban serta hak pada akad-akad tersebut dipersepsikan sebagai akibat ketentuan dari suatu transaksi. <em>Ketiga</em>, akad terbilang (Muta’addidah) merujuk pada perjanjian yang melibatkan berbagai aspek seperti objek, akad, pelaku, harga, dan sebagainya yang terdiri lebih dari satu perjanjian yang digabungkan dalam satu transaksi. Multi akad dalam perbankan syariah berdasarkan perspektif Fikih Muamalah adalah boleh dengan syarat harus sesuai dengan ketentuan prinsip-prinsip syariah dalam pelaksanaannya yaitu dengan adanya ketetapan fatwa yang dikeluarkan oleh Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia.</p> Abdul Rachman Ade Citra Zahara Muizzudin Muizzudin Didi Suardi Aisyah Defy R. Simatupang Martavevi Azwar ##submission.copyrightStatement## 2025-02-16 2025-02-16 8 1 28 40 10.51476/madanisyariah.v8i1.737 ANALISA KINERJA KEUANGAN PT ZURICH GENERAL TAKAFUL INDONESIA PASCA SPIN OFF https://stai-binamadani.e-journal.id/Madanisyariah/article/view/743 <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja keuangan PT Zurich General Takaful Indonesia setelah pelaksanaan spin-off dari unit usaha syariah PT Asuransi Adira Dinamika, Tbk. Fokus penelitian meliputi perubahan rasio keuangan seperti solvabilitas, likuiditas, profitabilitas, dan efisiensi operasional sebelum dan sesudah spin-off. Metode yang digunakan adalah analisis kuantitatif deskriptif dengan menghitung rasio keuangan berdasarkan laporan keuangan yang diaudit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan tetap memiliki solvabilitas yang baik, kemampuan pembayaran klaim yang memadai, serta surplus dana tabarru yang stabil. Namun, beban operasional meningkat akibat struktur organisasi yang mandiri pasca spin-off. Temuan ini diharapkan memberikan wawasan bagi pelaku industri asuransi syariah lainnya yang berencana melakukan spin-off serta menjadi masukan bagi regulator terkait kebijakan pemisahan unit usaha syariah.</p> Eko Suryawadi ##submission.copyrightStatement## 2025-02-24 2025-02-24 8 1 41 53 10.51476/madanisyariah.v8i1.743 IMPLEMENTASI PROGRAM Z-CHICKEN DI BAZNAS DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MUSTAHIK BAGI USAHA MIKRO (UMKM) https://stai-binamadani.e-journal.id/Madanisyariah/article/view/731 <p>Penelitian ini menjelaskan bagaimana implementasi Program Z-Chicken di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) serta bagaimana implementasi Program Z-Chicken dalam meningkatkan Perekonomian Usaha Mikro (UMKM). Pemerintah Indonesia membentuk Badan Zakat Amil Nasional (BAZNAS) untuk mengelola zakat. BAZNAS Pusat membangun unit usaha warabala salah satunya disebut program Z-Chicken untuk meningkatkan kesejahteraan mustahik dengan dana zakat yang disalurkan dalam bentuk usaha ayam goreng. Tujuan dari program ini&nbsp; adalah mengubah mustahik menjadi muzakki. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif, dalam penelitian ini sumber data primer diperoleh dari BAZNAS Pusat. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tata kelola BAZNAS Pusat cukup baik karena adanya regulasi dan kebijakan yang diterapkan dalam melaksanakan program zakat. Program zakat produktif memiliki manfaat besar bagi penerima zakat karena membantu mereka mencapai kemandirian dan memperkuat ekonomi keluarga. Mustahik yang terpilih mendapatkan program Z-Chicken maka akan dilakukannya observasi tempat mendapatkan pelatihan, modal, serta bahan baku. BAZNAS Pusat telah berhasil memberikan bantuan modal usaha kepada penerimanya melalui program pemberdayaan bagi masyarakat kurang mampu. Berdasarkan data dan analisis, dapat disimpulkan bahwa BAZNAS Pusat telah berhasil memanfaatkan dana zakat dengan efektif, sehingga mampu meningkatkan perekonomian bagi usaha mikro (UMKM) terhadap peningkatan perekonomian masyarakat, yang dirasakan secara nyata oleh mustahik.</p> Een Suhaeni Mariya Ulpah ##submission.copyrightStatement## 2025-02-16 2025-02-16 8 1 54 66 10.51476/madanisyariah.v8i1.731 IMPLEMENTASI PEMBIAYAAN PRODUKTIF DENGAN AKAD MURABAHAH DALAM MENGURANGI PRAKTIK RENTENIR DI KOPERASI SYARIAH BENTENG MIKRO INDONESIA CIPONDOH TANGERANG https://stai-binamadani.e-journal.id/Madanisyariah/article/view/718 <p>Penelitian ini menjelaskan perihal praktik rentenir yang masih menjadi masalah utama di kalangan masyarakat yang sering kali terjebak dalam utang berbasis berbunga tinggi dengan tujuan untuk mengemukakan alternatif pembiayaan bagi masyarkat melalui pembiayaan produktif dengan akad murabahah yang menjadi solusi bagi masyarakat dalam mengurangi praktik rentenir. Metode &nbsp;penelitian &nbsp;yang &nbsp;digunakan&nbsp; dalam penelitian ini adalah kualitatif lapangan dengan pendekatan studi kasus pada Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia Cipondoh tangerang, yang merupakan lembaga keuangan syariah yang menerapkan akad murabahah dalam pembiayaan produktif. Adapun sumber data diperoleh dari data primer berupa wawancara dan data sekunder bersumber data literatur kepustakaan dan diolah sedemikian rupa sehingga mendapatkan sebuah analisis data terkait pembiayaan dan dampaknya terhadap anggota koperasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiayaan produktif melalui akad murabahah di Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia berhasil memberikan alternatif pilihan bagi anggota koperasi dengan pembiayaan yang lebih adil dan transparan dibandingkan dengan rentenir. Melalui perbandingan skema pembayaran, pembiayaan terhadap kebutuhan &nbsp;anggota koperasi bahwa optimalisasi pembiayaan produktif dengan akad&nbsp; murabahah di Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia dinilai sangat efektif dalam mengurangi praktik rentenir dan memberdayakan ekonomi masyarakat secara lebih luas.</p> Sutisna Sutisna Inti Ulfi Sholichah ##submission.copyrightStatement## 2025-02-16 2025-02-16 8 1 67 80 10.51476/madanisyariah.v8i1.718 ANALISIS PERAN BANK SYARIAH MIKRO DALAM PEMBERDAYAAN EKONOMI DESA https://stai-binamadani.e-journal.id/Madanisyariah/article/view/744 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran bank syariah mikro dalam upaya pemberdayaan ekonomi desa dengan menggunakan pendekatan studi literatur. Bank syariah mikro memiliki peran penting dalam mendukung inklusi keuangan dan pengembangan ekonomi berbasis komunitas, terutama di wilayah pedesaan yang sering kali kurang terjangkau oleh layanan perbankan konvensional. Melalui metode studi literatur, data dikumpulkan dari berbagi jurnal ilmiah yang relevan, laporan &nbsp;penelitian, dan publikasi terkait bank syariah mikro serta pemberdayaan ekonomi desa. Hasil analisis menunjukan bahwa keberlanjutan bank syariah mikro sangat dipengaruhi oleh beberapa factor, seperti ketersediaan sumber daya manusia yang kompeten, pemahaman masyarakat terhadap prinsip syariah, serta dukungan regulasi yang memadai. Bank syariah mikro mampu berkontribusi secara signifikan dalam pemberdayaan ekonomi desa melalui penyediaan pembiayaan berbasis akad syariah seperti <em>qardhul hasan</em> dan <em>musyarakah</em> yang mendorong terciptanya kegiatan ekonomi produktif. Penelitian ini merekomendasi penguatan program literasi keuangan syariah, peningkatan kapasitas operasional bank syariah mikro, serta kolaborasi dengan pemerintah dan lembaga swadaya masyarakat dalam mendukung pemberdayaan ekonomi desa.</p> Anisa Anisa Hairatun Nisah Nasution ##submission.copyrightStatement## 2025-02-24 2025-02-24 8 1 81 92 10.51476/madanisyariah.v8i1.744